Masker dan Aktivitas di Rumah Jadi Imbauan Saat Udara Palembang Berbahaya

Masker dan Aktivitas di Rumah Jadi Imbauan Saat Udara Palembang Berbahaya

PALEMBANG - Warga Palembang diimbau mengenakan masker ketika berada di luar ruangan dan sebaiknya tetap di rumah bila tidak memiliki kepentingan mendesak, menyusul kondisi udara berbahaya pada Rabu (21/10/2026).[7]

Dilansir detikSumbagsel, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis menyampaikan imbauan tersebut saat pemantauan Stasiun PM2.5 Musi 2 menunjukkan konsentrasi partikulat tinggi sejak dini hari hingga pagi.[7]

Angka PM2.5 tercatat 553,0 µg/m³ pada pukul 01.00 WIB, lalu meningkat menjadi 854,8 µg/m³ pukul 04.00 WIB sebelum turun ke 576,1 µg/m³ pada pukul 07.00 WIB.[7]

Penurunan berlanjut menjadi 291,4 µg/m³ pukul 08.00 WIB, namun kategorinya disebut masih berbahaya, sementara asap kebakaran hutan dan lahan di Ogan Komering Ilir masih menjadi penyebab tebalnya asap di Palembang.[7]

Kredit foto: Foto: Ilustrasi kabut asap di Palembang (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI).[7]

Sources:
[7] https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8716681/kualitas-udara-di-palembang-pagi-hari-masih-berbahaya — Kualitas Udara di Palembang Pagi Hari Masih Berbahaya